Kontemplasi atau diskusi setelah membaca, entah melalui atau tanpa melalui tulisan, menjadi keharusan demi internalisasi hasil bacaan, yang dapat meningkatkan kualitas diri pembaca. Diskusi bukanlah ajang unjuk kesombongan bahwa kita telah membaca suatu judul, namun lebih seperti upaya mencari makna-makna baru dari suatu bacaan. Ini berimplikasi pula dengan penafsiran-penafsiran yang berbeda mengenai suatu buku semestinya dipertemukan dalam forum diskusi, bukan hanya diserahkan dalam diri masing-masing pembaca.
0 comments:
Post a Comment